Indahnya Batik Pekalongan

Batik adalah salah satu indentitas yang dimiliki indonesia, sampai sekarang batik masih digemari banyak orang, baik itu dipakai dalam keseharian, dalam acara pernikahan, ataupun acara resmi. salah satu daerah penghasil batik adalah pekalongan . pekalongan sendiri memang terkenal dengan batiknya dengan bermacam motif dan warna yang variatif. di pekalongan desa siliredjo RT.4 RW.10, pada hari Sabtu 29 mei 2010 saya berkesempatan untuk meliput bagaimana proses pembuatan batik pekalongan tersebut. pabrik batik yang saya kunjungi adalah pabrik batik nasril, milik Bapak Toin. batik yang dibuat memang sudah modern dengan cara batik cetak, bukan lagi batik yang seluruhnya dilukis dengan canting. batik nasril, di distribusikan ke beberapa daerah, seperti Jogjakarta, dan Semarang, dengan harga yang lumayan tinggi sekitar 150 ribu perpotong, sampai 550 ribu per setel. batik dijual dengan harga yang tidak murah, karena proses pembuatan batik yang rumit dan sepenuhnya dengan pembuatan tangan manusia bukan mesin. pada hari itu, sekitar 20 pekerja sedang sibuk melakukan tugasnya membuat batik. pembuatannya dibagi menjadi beberapa proses, yaitu proses pencetakan, pewarnaan, pencantingan, juga perendaman batik. batik tersebut
menghabiskan watu hingga 7 hari lama nya.
Cara pembuatannya
pertama tama, kain putih yang siap dibatik, dicetak terlebih dahulu, dengan alat cap khusus yang sudah bercorak sesuai pesanan.

















kemudian kain tersebut dicelup dengan bahan pewarna khusus batik. namun pada bagian kain yang diberi malam maka proses pewarnaan pada batik tidak dapat masuk karena tertutup
oleh malam (wax resist). jadi bagian yang telah diberi malam tetap berwana putih.












setelah proses pewarnaan, kain tersebut masuk proses pelorot, pelorot adalah proses pemanasan untuk melunturkan malam dengan cara direbus,hingga menjadi leleh dan terlepas dari batik.













setelah itu kain batik tersebut masuk proses pencantingan, yang dilakukan oleh para pekerja perempuan, proses tersebut untuk membuat detail motif batik, agar lebih bagus dan indah.















batik pun dicuci terlebih dahulu,setelah itu proses pewarnaan kedua sesuai dengan warna yang diinginkan juga dengan larutan soda ash untuk mematikan warna yang menempel pa
da batik, dan menghindari kelunturan. Setelah itu masuk kembali ke proses penghilangan malam dengan cara direbus di air panas, kemudian batik direbus di air panas yang bersih sampai 2 kali.

















proses terakhir adalah proses penjemmuran batik hingga kering dan siap untuk didistribusikan.

14 comment:

abe07 said...

wow gw pernah tuh kesana,keren banget tempatnya,kaya bukan di indonesia..woot

bayu said...

wah tentang batik ya,jadi inget SMA,gw bikin kartul tentang batik garut, sayang potensi batik di Indonesia gak terlalu dikembangkan.

Anonymous said...

kalo batik pekalongan cepet pudar gaa yaaa

fathia said...

kayanya susah dan ribet yaa bikin batik..
salut deh sama orang yang bikin!

adilpradipta said...

batik itu sebenernya bagus banget dari sisi nilai tradisinya, cuma sayangnya kurang dikembangkan aja, coba target pasar penjualan batik tu anak muda pasti booming ni batik

citra dwillysa said...

saya bangga sebagai warga indonesia yang memiliki batik sebagai salah satu budaya indonesia :)

anna yuniarni putri said...

iya jadi, lebih baik nih kita pake deh batik sekali-kali biar memperlihatkan rasa bangga kita terhadap kebudayaan batik. :))))))

cemat said...

gunakanlah batik sebagai media kita kaum muda untuk MENCIPTAKAN perubahan, bukan hanya MENUNTUT perubahan

ema said...

2 mingguan lalu gw juga bikin dan chanting batik tp di solo. seru banget, apalgi yg bikin batik tulis. kalo batik cap tuh gampang tinggal nge cap baju dgn gambar yg kita mau. salut sama para pekerjanya, mereka dgn telaten bikin itu semua, dan proses membuatpun tdk mudah. dan atu hal, capek banget ya ternyata buat batik. kita generasi muda harus mencobanya tuh dan AYO LESTARIKAN KEBUDAYAAN KITA :)

puu' said...

perlu nih skali2 bikin workshop membuat batik!
kalo mau, kerja sama sm ruang organizer ya! ;)

icha said...

skrg kerajinan batik tradisional udah jarang banget seiring berkembangnya zaman. masih ada yg niat ngeliput ini, wah bersyukur banget. jangan sampe punah ya salah satu budaya indonesia ini :)

marshadita djusly said...

mudah-mudahan batik indonesia semakin berkembang dan orang-orang indonesia lebih sering lagi menggunakan batik apalagi sekarang ini di hampir setiap kantor diwajibkan untuk mengenakn batik

Rheza Fajar Putra said...

wah keistimewaan nya apa aja nih batik pekalongan? susah nih bikin batik, jangan sampe di ambil lagi nih sama negara lain.

karima said...

yang sangat disayangkan adalah, produsen batik belum memperhatikan limbah hasil industri batik. pernah ada liputan di tv one, sungai2 pekalongan tercemar akibat bahan2 kimia bekas pewarna tekstil.. :(

oya, sekalian jawab pertanyaan anonymous, kualitas batik bermacam2 lo, termasuk batik pekalongan.. ada yg luntur ketika pertama kali cuci, tp ada yg ga luntur sama sekali.pinter2 kamu milih batik aja, kadang2 harga jg menentukan kualitas. tp kalo pengalaman saya beli batik pekalongan dgn harga 50 rb an kualitasnya udah bagus kok!! :D

Post a Comment